Selasa , 22 September 2020

LAGI,KAJARI PARIMO EKSEKUSI KASUS KORUPSI

PARIMO,Rajawalipost.com _ Perjalanan karier salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Abdul Haris Yunus Koni akhirnya berakhir di Lapas Petobo jam 10 malam.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parigi Jurist Frecisely Sitepu,SH.MH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian penangkapan tersebut.

“Berawal dari informasi Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Jum’at (19/5) bahwa terpidana sedang menuju ke kota Palu,terpidana sebelumnya sudah di pantau sejak terpidana tidak mengindahkan surat panggilan jaksa tanggal 27 Maret 2017, sehingga ketika menerima informasi tersebut,selaku eksekutor bersama tim kami segera membuntuti target.”Ungkap Jurist sapaan akrabnya.

Haris Koni terjerat kasus korupsi bantuan dana hibah/Block Grand pengadaan alat laboratorium IPA dan alat Tik dari Direktorat pembinaan SMA senilai 5,4 Milyar APBNP Tahun anggaran 2010.

Sebelumnya Kajari Parimo, belum lama ini telah menahan Sekretaris Daerah Aktif Parimo terpidana kasus korupsi  dermaga fiktif dan kali ini menimpa Haris Koni menambah daftar Terpidana yang telah dieksekusi di Kabupaten Parimo.

Sekitar jam 18:30 terpidana yang telah merugikan keuangan negara senilai Satu miliar lebih tersebut ditangkap di taman GOR  Jalan Ahmad Dahlan dan langsung digiring ke lapas Petobo Palu.

Lanjut menurut sumber,Haris koni beserta keluarga sempat menolak untuk ditahan dengan alasan tidak sehat namun hasil pemeriksaan tim medis terpidana di nyatakan sehat.

Usai proses administrasi penerimaan terpidana tanpa perlawanan langsung  di eksekusi untuk menjalani putusan Mahkama Agung Tahun 2016 dengan pidana penjara selama 7 tahun dan denda 200 juta subsider 6 bulan kurungan.  (REVOL-RI)

About rajawalipost

Check Also

PN Palu Vonis Bebas Terdakwa Kasus Tabung Gas Elpiji Tidak Sesuai SNI,Mahkamah Agung Menghukum 1 Tahun Penjara

PALU,Rajawalipost.com –  Riady (37) pengusaha di Surabaya, Ibrahim Muslimin (40) selaku distributor tabung LPG di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *