Selasa , 1 Desember 2020

Wakil Bupati : Kejari enggak bisa semena-mena

DONGGALA,Rajawalipost.com – Kepala Desa  Lero Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala Asman M Amin di jemput paksa oleh pihak Kejaksaan Negeri Donggala dalam posisi hanya menggunakan “celana dalam” beberapa waktu lalu.

Hal ini membuat Wakil Bupati Donggala Vera Elena Laruni bereaksi dan terlihat agak marah dengan sikap aparat penegak hukum yang dinilai tidak profesional dalam menangani kasus dugaan  tindak pidana korupsi.

“Kejari enggak bisa semena-mena,belum ada surat pemeriksaan dari BPK dan Inspektorat,kesalahannyapun terkait korupsi belum ada,dipanggil tidak,malahan tidak tahu kejari main jemput paksa,apalagi pas dijemput jaksa (Kades) hanya menggunakan celana dalam” Ungkap Vera.

Dia menilai tindakan penahanan ini  sarat politik,sebab diketahui bahwa kades Lero salah satu Kades yang “berseberangan” dengan Bupati.

Kepala Kejaksaan Negeri Donggala Gatot gunosembodo mengatakan pihaknya melakukan penjemputan terhadap Kades,namun yang bersangkutan melawan.

“Dia melawan,saya panggilkan buser,kita gak punya pistol” Ucap gatot.

Desa Lero  jumat malam hingga minggu sore sempat memanas sejak  ditetapkannya tersangka dan lakukan penahanan terhadap sang pemimpin Desa tersebut,massa pendukung yang tidak menerima tindakan penahanan,melempari beberapa rumah warga diduga sebagai yang mengkambing hitamkan Kades hingga di tahan, juga rumah Bupati yang ada di Desa itu.

Ratusan aparat gabungan dari Polda,Polres,dan polsek akhirnya dikerahkan menuju Desa Lero guna meredam amuk massa.

“Kita turunkan empat peleton jumlahnya ratusan,gabungan dari Polda,Polres dan polsek”. Tutur Wakapolres Donggala Kompol M.Nur Asjik,selasa 13/6.

Hingga minggu sore ratusan Aparat gabungan keamanaan  masih disiagakan untuk menghindari kembali amukan massa di wilayah itu.

“Kita belum tarik pasukan,kita akan tarik setelah lokasi benar-benar aman”. Kata wakapolres singkat. (REVOL-RI)

About rajawalipost

Check Also

Tangkapan Ditnarkoba Polda Sulteng Sabu 25 Kg Di Sidangkan

PALU,Rajawalipost – Pengadilan Negeri klas 1A PHI/Tipikor/Palu, akan melaksanakan sidang perkara narkotika 25 kilogram (kg) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *