Rabu , 23 September 2020
Tumpukan sampah berserakan depan Kompleks Rumah Dinas Para Asisten Kejati Sulteng (Dok: Revol)

Kompleks Rumah Dinas Para Asisten Kejati Sulteng dijadikan tempat Sampah

PALU,Rajawalipost.Com – Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah Palu,saat ini terus berbenah  menuju kota metropolitan,namun dalam perkembangannya, sampah masih menjadi permasalahan cukup serius,menumpuknya sampah di sudut-sudut kota sudah menjadi pemandangan biasa.

Tumpukan sampah berserakan di Jalan Sarikaya II Kecamatan Palu Barat,tepat didepan Kompleks Rumah Dinas (Rudis) Para Asisten Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah yang di jadikan tempat pembuangan sampah oleh Dinas Kebersihan Kota Palu, dengan menempatkan Tong sampah di depan Rudis,selain mengganggu pengguna jalan,sudah pasti aroma tak sedap sangat menyengat hidung warga  sekitar.

“Kompleks Rudis kok di jadikan tempat sampah?” celetuk salah seorang warga.

Walikota Palu Drs.Hidayat. M.Si dalam sambutannya pada  penutupan pesta rakyat Nomoni dikampung kaili,minggu 31 Desember 2017 silam mengakui, Penanganan sampah  di Kota Palu memang belum maksimal,olehnya Penanganan sampah menjadi Fokus utama program Pemerintah Kota Palu di Tahun 2018.

“Penanganan sampah  di Kota Palu belum maksimal, dan peran Tim Gali Gasa belum massif. Pada 2018, Pemkot Palu akan mencoba terus melakukan pembenahan masalah kebersihan agar benar-benar orang dari luar merasa nyaman menikmati  suasana Kota Palu yang bersih, indah, aman dan tertib,” katanya. (PT)

 

 

 

 

 

 

About rajawalipost

Check Also

PN Palu Vonis Bebas Terdakwa Kasus Tabung Gas Elpiji Tidak Sesuai SNI,Mahkamah Agung Menghukum 1 Tahun Penjara

PALU,Rajawalipost.com –  Riady (37) pengusaha di Surabaya, Ibrahim Muslimin (40) selaku distributor tabung LPG di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *