Jumat , 18 Oktober 2019

Hidayat ; PMI Akan Bangun Huntara Sebanyak 2.681 Unit

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Moh. Hidayat Lamakarate. (Dok:Humas)

PALU,Rajawalipost.Com – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekda Prov) Moh. Hidayat Lamakare,juga selaku Ketua PMI Sulawesi Tengah menyampaikan,PMI akan membangun Huntara sebanyak 2.681 Unit, di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala.

Hal ini dikatakannya saat memimpin rapat bersama Federasi Palang Merah Internasional (IFRC),Perwakilan PMI Pusat dan Pengurus PMI Propinsi Sulawesi Tengah,rabu (16/1/19)

“Saat ini masyarakat yang masih tinggal di tenda pengungsian harus segera mendapatkan Hunian yang lebih layak,rencana pembangunan Huntara oleh PUPR  sampai saat ini sesuai dengan kebutuhan berdasarkan SK Gubernur Nomor 360/006/BPBD-G-ST/2019 tentang penetapan data korban bencana alam gempa bumi,tsunami dan likuifaksi  tahun 2018, berdasarkan data atas konfilasi data Kota Palu, Kabupaten Sigi,Donggala dan Parigi Moutong, bahwa kebutuhan Huntara sebanyak 1711 unit atau 20.610 bilik,sementara sesuai dengan rencana pembangunan Huntara PUPR 1200 Unit, sementara melalui NGO sudah terbangun sebanyak 119 unit.  Untuk memenuhi kebutuhan Huntara perlu dukungan semua pihak karena harapan kita semua masyarakat harus tinggal pada pemukiman yang layak sebelum terbangunnya Huntab,” Paparnya.

Melihat kondisi tersebut Hidayat selaku Ketua PMI juga menyampaikan akan turut mengawal Pembangunan Huntara sebanyak 2.681 unit,semoga pembangunan Huntara dapat berjalan sesuai rencana sehingga masyarakat yang masih tinggal di tenda-tenda dapat menempati  hunian/shelter yang layak.

Lebih jauh Hidayat lamakarate menjelaskan bahwa PMI setelah terjadinya bencana langsung hadir ditengah tengah masyarakat untuk memberikan bantuan,serta akan melakukan pemulihan kondisi masyarakat sampai benar-benar pulih dari dampak bencana yang terjadi pada 28 september 2018 silam di Sulawesi Tengah.  (Rvl-RI)

 

About rajawalipost

Check Also

Pergantian ULP Donggala Diduga Sumber Malapetaka

  DONGGALA,Rajawalipost.Com – Proses adendum dua kali dan amandemen kontrak satu kali serta sistem pencairan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *