Jumat , 18 Oktober 2019
Walikota Palu Drs Hidayat, MSi, (kaos biru) saat berada dilokasi pembangunan Huntap. (Foto: Ags)

Huntap Untuk Korban Bencana Kota Palu Mulai Dibangun

PALU,Rajawalipost.Com – Upaya serta komitmen percepatan pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi korban bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi di Kota Palu telah membuahkan hasil. Harapan dan keinginan ini, mulai di implementasikan oleh Walikota Palu Drs Hidayat, MSi, setelah agreement antara Pemerintah Kota dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Taiwan di sepakati.

Kondisi ini memberikan gambaran kepada masyarakat Kota Palu, bagaimana perjuangan Walikota yang tanpa pamrih dan mengenal waktu, terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk meyakinkan Yayasan Buddha Tzu Chi untuk segera membanguan Huntap.” Semua ini terus diulayakan agar apa yang menjadi keinginan masyarakat bisa segera terwujud,” jelas Walikota.

Menurut Walikota, saat ini proses pembangunannya tengah digenjot dan dilakukan, namun dari 3000 unit yang di rencanakan, baru 2000 unit yang akan dibangun terlebih dahulu dan lokasinya di Kelurahan Tondo. Selebihnya akan 1000 unit akan di bangun di Kelurahan Duyu.

” Saat ini kami sedang membangun infrastruktur jalan di lokasi Huntap, agar memudahkan mobilisasi material,” kata Hidayat

Walikota juga memastikan kualitas material huntap sumbangan Yayasan Buddha Tzu Chi Indoensia ini sangat baik meski dibangun dalam kurun waktu yang singkat.

“Huntap ini memakai material khusus sehingga mudah dan cepat dikerjakan, tahan terhadap guncangan, tidak mudah terbakar dan ramah terhadap lingkungan,” jelas Walikota.

Sebagai Pemerintah Kota Palu, pihaknya kata Walikota sangat berterima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, karena apa yang menjadi keinginan sejalan dengan niat Pemkot dimana para pengungsi langsung diberikan dan menghuni huntap tanpa perlu tinggal di hunian sementara (huntara) terlebih dulu.  (Revol/Ags)

About rajawalipost

Check Also

Pergantian ULP Donggala Diduga Sumber Malapetaka

  DONGGALA,Rajawalipost.Com – Proses adendum dua kali dan amandemen kontrak satu kali serta sistem pencairan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *