Senin , 28 September 2020

HMI- MPO Serukan Moral Pilkada Damai 2020 di Sulteng

 

PALU,Rajawalipost.com – Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada) di Provinsi Sulawesi Tengah ( Sulteng) pada September 2020 mendatang, HIM-MPO Kota Palu menyerukan moral Pilkada Damai, menghindarkan isyu Suku, Agama dan Ras serta berita-berita yang berbau kebohongan atau Hoax.

” Perbedaan pilihan adalah keniscayaan yang tidak bisa dielakkan dalam demokrasi. Namun, perbedaan pilihan harus dipandang sebagai suatu potensi menghasilkan kepemimpinan yang meritokratif, jujur dan adil,” kata Ketua HMI-MPO Kota Palu, Wardi Zafran Pane kepada wartawan, Selasa (11/2/2020).

Wardi menegaskan bahwa, perbedaan ini karunia tuhan, sehingga ditengah perbedaan tetap mengargai pilihannya masing-masing. Untuk itu kita harus tetap menjaga kondusifitas, dan harmonisasi di masyaraka.

Sebagai kelompok intelektual kata Wardi, HMI-MPO menyadari bahwa Pilkada adalah instrumen demokrasi untuk menghasilkan pemimpin yang sesuai dengan kehendak rakyat dan tentunya menjalankan amanat rakyat disetiap daerahnya di Sulteng.

Olehnya mengingat pentingnya menjaga proses pesta demokrasi di daerah ini, maka seluruh lembaga negara dalam pelaksana Pilkada harus dapat menciptakan iklim demokrasi yang sejuk dan jangan sampai merongrong persatuan dan keharmonisan kehidupan sosial yang sudah aman dan harmonis ini.

Wardi juga menyerukan Kepada seluruh kader HMI-MPO di berbagai daerah di Sulteng untuk dapat menjadi garda terdepan dalam mempertahankan negara kesatuan, mampu menciptakan tatanan masyarakat yang aman, damai dengan senantiasa mengedepankan nilai-nilai berdemokrasi menuju Pilkada tanpa mengabaikan independensi organisasi.

Ia sangat merespon kinerja aparat Kepolisian di daerah ini yang telah memberikan rasa aman bagi masyarakat.

” Semoga saja, kondisi seperti ini akan terus terjaga dan terpelihara,” pungkasnya.
(Ags/Thio Jum)

About rajawalipost

Check Also

Rugikan Negara 14,5 Milyar,Kejati Sulteng Tetapkan 3 Tersangka,Ini Namanya!

PALU,Rajawalipost.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sulawesi Tengah menetapkan 3 orang sebagai tersangka dalam kasus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *