Kamis , 24 September 2020
Abdurahim Nasar Al Amri. (Foto: Agus Manggona)

Cegah Virus Corona, Politikus Demokrat Desak Dinkes Palu Semprot Disinfektan Fasilitas Umum

 

PALU,Rajawalipost.com – Ketua Fraksi Demokrat Kota Palu
Abdurahim Nasar Al Amri mendesak Pemerintah Kota dalam hal ini Dinas Kesehatan ( Dinkes) Kota Palu untuk segera melakukan menyemprotan disinfektan di tempat-tempat fasilitas umum sebagai langkah antisipasi merebaknya virus corona atau Covid 19 di daerah ini.

” Sebelum memakan korban, Dinkes Palu sebaiknya meakukan penyemprotan disfektan di pusat-pusat keramean, terutama Terminal, Pasar dan Mall. Jangan menunggu Covid 19 memakan korban baru mau bertindak,” kata Wim sapaan akrab Politikus Demokrat Palu kepada Rajawali.Com, Jum’at (20/3/2020).

Menurut Wim, mestinya Kadis Kesehatan Palu tidak menunggu apalagi beralasan, belum dilakukan penyemprotam disfektan, karena didaerah ini belum ada warga yang terjangkit virus corona.
Pernyataan ini kata Wiem, justru tidak memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sementara diketahui sudah ribuan warga yang menjadi korban. Bahkan di Indonesia sendiri sudah 25 orang meninggal serta ratusan yang terpapar.

” Kadinkes dr Husaema, harusnya melakukan langkah-langkah pencegahan sejak dini, karena virus ini sangat mematikan sehingga perlu penanganan yang serius,” ujarnya.

Menurut Wim dengan penyemprotan desinfektan sejak dini, diyakini akan memberi rasa aman serta bisa meminimalisir kepanikkan masyarakat Kota Palu, khususnya ditempat keramaian dan fasilitas umum.

“Saat ini sebagian besar masyarakat takut ke pasar dan ini akan berpengaruh terhadap pendapat pedagang ,” tandasnya

Olehnya pinta Wim, selaku anggota DPRD Kota Palu mendesak Dinas terkait untuk segera mengambil langkah konstruktif dan tidak mengulur-ngulur waktu melakukan pencegahan virus corona sebelum jatuh korban.

Penulis : Agus Manggona
Editor : Revol.M

About rajawalipost

Check Also

Rugikan Negara 14,5 Milyar,Kejati Sulteng Tetapkan 3 Tersangka,Ini Namanya!

PALU,Rajawalipost.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sulawesi Tengah menetapkan 3 orang sebagai tersangka dalam kasus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *