Asisten Pidana Khusus Kejati Sulteng,Mohammad Jefrry. (Foto:Ist)

Tim Eksekutor Kejati Sulteng Tangkap Buronan Korupsi di Samarinda

Kasi Uheksi M.Nur Eka Firdaus saat dalam perjalanan membawa terpidana.(Foto: ist)

PALU,Rajawalipost – Tim eksekutor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dipimpin Kasi Uheksi M.nur Eka firdaus berhasil menangkap Khoironi F Cadda terpidana kasus tindak Pidana korupsi penyalahgunaan / Penyimpangan Dana APBD Kabupaten Morowali 2007.

Khoironi F Cadda terpidana dalam kasus Penyertaan Modal Perusahaan Daerah, pengadaan kapal cepat KM. SINAR TOBAKU, tanpa melalui mekanisme pengeluaran anggaran daerah sebagaimana ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan proses pengadaan barang tidak melalui proses tender sehingga merugikan keuangan daerah sebesar Rp4,5 miliar.

Khoironi F Cadda ditangkap di perumahan elit Grand Mahakam Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur, Kamis(27/5).

Asisten Pidana Khusus Kejati Sulteng M. Jeffry mengatakan, tim Jaksa Eksekutor Kejati Sulteng, Bekerjasama dengan Satgas IV.4 Direktorat Korsup Wilayah IV KPK dan Tim Tabur Kejati Kaltim berhasil melakukan Penangkapan terhadap terpidana H. Khoironi F Cadda.

M. Jeffry mengatakan, berawal
tanggal 26 Mei 2021 mendapatkan Informasi keberadaan terpidana H. Khoironi F Cadda.H di Kalimantan Timur.

Setibanya di daerah Kalimantan Timur, kata M. Jeffry team eksekutor Kejati Sulteng melakukan pengejaran terhadap DPO tersebut, setelah dipastikan bahwa bersangkutan berada di rumahnya.

” maka team Eksekutor Kejati Sulteng langsung melakukan Penangkapan terhadap bersangkutan, ” Sebutnya.

M. Jeffry mengatakan, penangkapan terhadap terpidana berdasarkan Surat Surat Perintah Penangkapan dari Kepala Kejaksaan Tinggi Sulteng No. PRINT 115/P.2.5/Fd.1/05/2021 tanggal 27 Mei 2021.

” dengan mematuhi protokol kesehatan, terpidana H. Khoironi F Cadda akan diterbangkan ke Palu bersama tim Jaksa eksekutor Kejati Sulteng Jumat (28/5) besok, “katanya.

M. Jeffry mengatakan, setibanya di Palu nanti, terpidana Khoironi F Cadda akan dieksekusi berdasarkan putusan Mahkamah Agung No.1212.K/pid.sus/2015 Tanggal 13 April 2016.

” Dalam putusan kasasi MA, Khoironi F Cadda divonis 5 tahun penjara, membayar denda Rp200 juta, subsider 4 bulan kurungan, ” katanya.

M. Jefrry mengatakan terhadap terpidana telah dilakukan pemanggilan sebanyak 3 kali untuk melaksanakan putusan Mahkamah Agung tersebut.

” Namun terpidana tidak memenuhi panggilan jaksa Eksekusi dalam perkara ini selanjutnya ditetapkan DPO karena melarikan diri, ” Pungkasnya. (Ikr/R)

About rajawalipost

Check Also

Praperadilan Idhamsyah S Tompoh Dikabulkan, Kejati Sulteng Akan Ambil Langkah Sesuai Kewenangan

PALU,Rajawalipost – Hakim tunggal Pra Peradilan Suhendra Saputra Pengadilan Negeri Klas 1 A PHI/Tipikor/Palu mengabulkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *