Sabtu , 18 September 2021

Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan Suplai Ribuan Ekor Ayam Potong Dan Petelur Masa Pandemi Covid 19

BUOL,Rajawalipost – Guna menyuplai kekurangan ayam petelur dan ayam potong pada masa pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa pandemi corona virus disease (Covid) 19, bagi penerima manfaat program keluarga harapan (PKH) di kabupaten Buol.

Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan, Kabupaten Buol melakukan pengadaan 6000 ekor ayam potong dan 3000 ekor ayam petelur melalui kelompok Agro Mandiri beranggotakan 21 orang.

” Jadi uang itu tidak benar belum cair bagi 6000 ayam potong dan 3000 ayam petelur, ” kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi tengah (Sulteng) Ir Usman, saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (5/8).

Usman mengatakan,yang melatarbelakangi sehingga diadakan bantuan sosial berupa bantuan usaha pengembangan ternak ayam ras sebagai bentuk upaya penanganan penyediaan ketahanan pangan hewani akibat dampak pandemi covid 19. Dan mengingat bahwa pada saat tersebut diberlakukan PSBB sehingga akses keluar masuk utk penyediaan kebutuhan masyarakat akan ayam pedaging dan petelur terbatas

Untuk itu hasil rapat ditetapkan pemberian bantuan ayam ras dengan pola bansos ke poktan penerima dana bansos uang ini melekat di BPKAD dan Dinas Pertanian menjadi pendamping teknis.

Bansos tersebut disalurkan melalui Dinsos. Bagi penerima manfaat program PKH,pihaknya hanya membuat dan memverifikasi perencanaan belanjanya.

“Bahkan untuk melakukan verivikasi dan mengawal pengelolaan dana tersebut, pihaknya turut melibatkan kejaksaan, inspektorat, ” Katanya.

Usman mengatakan, dalam pengadaan ayam potong ini sendiri telah dilakukan tiga tahap.

Dan memasuki tahap berikutnya, kata Usman, dia menyarankan kepada kelompok untuk perbaiki limbah pembuangan kotoran ayam, karena adanya komplain masyarakat setempat merasa terganggu dengan bau menyengat dari sisa kotoran ayam.

” Sehingga pihaknya melakukan evaluasi dan memperbaiki tata kelola pembuangan limbah kotoran ayam tersebut, “katanya.

Selanjutnya, pihaknya memerintahkan kelompok tersebut menyelesaikan dua kandang tersisa pembuatanya dari lima unit pengadaannya.

“Jadi tidak ada masalah, uangnya masih ada direkening, ” katanya. (R)

About rajawalipost

Check Also

BRI Cabang Palu Digugat Nasabah Rp 20 Miliar

PALU,Rajawalipost – Taufik Hendratmo Nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) selaku penggugat menggugat PT. Bank Rakyat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *