Ketua Ikatan IAD wilayah Sulteng ,Ny Fauziah Agus (kiri) bersama Wakil Ketua IAD, Ny Yuly sedang tanam tanaman untuk kesehatan perdana ditaman Toga Kejati Sulteng. (Foto: Fita)

Peduli Kesehatan Ketua IAD Sulteng Ny Fauzia Agus Tanam 31 Jenis Toga. Apa Saja ya?

PALU,Rajawalipost – Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) ,Ny Fauziah Agus yang baru beberapa hari menginjakan kaki dibumi Tadulako bersama Suami Agus Salim,SH,.MH selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Sulteng, didampingi Wakil Ketua IAD, Ny Yuly M.Sunarto beserta anggota IAD bidang Sosial budaya dan lainnya, senin pagi melakukan penanaman TOGA yang merupakan salah satu program kerja Ikatan Adhyaksa Dharmakarini. Senin (5/9/22)

Ditemui dilokasi,Ny Fauzia Agus menjelaskan TOGA adalah singkatan dari Tanaman Obat Keluarga yang berfungsi sebagai penyedia obat sekaligus berupa taman berestetika yang memenuhi kriteria keindahan pekarangan. TOGA juga dapat memenuhi upaya kesehatan preventif (pencegahan penyakit), promotif (peningkatan derajat kesehatan), kuratif (penyembuhan penyakit) dan rehabilitatif (pemulihan kesehatan).

“keberadaan TOGA juga berfungsi sebagai upaya pelestarian tanaman obat dari proses pelangkaan,” Terang Ny Fauzia Agus.

Penanaman TOGA tersebut dilakukan di halaman belakang kantor  Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah. Adapun jenis tanaman yang ditanam di taman TOGA tersebut antara lain:

  1. Alpukat ( Antihipertensi, mencegah sembelit )
  2.  Anggur ( antioksidan)
  3.  Bawang hutan/bawang dayak (antidiabetes, anti penuaan)
  4. Cabe (anti nyeri, penurun berat badan)
  5. Cocor bebek (antimicrobial, anti diabetes, mengatasi tukak lambung)
  6. Coklat (anti hipertensi, anti penuaan, anti kanker)
  7. Daun salam ( anti kolesterol, anti kanker)
  8. Delima (anti nyeri, anti hipertensi, meningkatkan imunitas tubuh)
  9. Jahe merah (menurunkan kadar kolesterol, anti radang, anti reumatik)
  10. Jambu biji (anti radikal, anti hipertensi, anti diare)
  11. Jarak (anti nyeri pada gigi, anti reumatik, mengatasi konstipasi)
  12. Jeruk (anti aritmia,)
  13. Kencur (antihipertensi, anti diabetes)
  14. Kumis kucing (antireumatik, mengobati asam urat, antiradang)
  15. Kunyit (anti kanker)
  16. Kunyit putih (antipireutik)
  17. Lengkuas (anti nyeri, antidiabetes)
  18. Lidah buaya (antipenuaan dini)
  19. Mahkota dewa (menurunkan kadar kolesterol)
  20. Mayana (antibakteri)
  21. Mengkudu (antikanker, antioksidan)
  22. Mint (meningkatkan sistem imunitas tubuh)
  23. Nanas (antitusif)
  24. Pandan (menjaga fungsi kesehatan mata)
  25. Pepaya (menurunkan kadar kolesterol)
  26. Serei (antibakteri)
  27. Sirih (antibakteri)
  28. Sirih merah (antiradikal)
  29. Tali pahit (antipireutik)
  30. Temulawak (mengatasi gangguan pencernaan)
  31. Terong (memelihara kesehatan tulang)

“Dari hasil penanaman tanaman obat keluarga tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat baik kepada masyarakat umumnya dan khususnya kepada keluarga.” Tuturnya. (R)

About rajawalipost

Check Also

BERTEMU PEDAGANG CIBADUYUT DI BANDUNG, WAKIL KETUA MPR: UMKM KUAT, EKONOMI SEHAT, NEGARA MANTAP

JAKARTA, Rajawalipost – Sekjen Gerindra Ahmad Muzani beraudiensi dengan ratusan pegiat UMKM Cibaduyut, di Gedung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *