ACHMAD SUMARLING NAHKODAI KKTJ SULTENG PERIODE 2023-2028

PALU,Rajawalipost – Achmad Sumarling, SE akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai ketua Kerukunan Keluarga Turatea Jeneponto (KKJT) Sulawesi Tengah periode 2023-2028 di Kampung Nelayan restauran, Minggu (8/1/2023).

Terpilihnya Achmad Sumarling sebagai ketua KKTJ Sulteng setelah 5 tim formatur terdiri dari Dr. Abdul Malik Bram, SH.MH, H.Abd. Rahman Tompo, SE.MH, Drs.Abd.Kadir Patta,MSi, Dr.Bakri Hasanuddin, SE.MSi dan Dr.Drs. Abdul Rivai Lologau, MSi berembuk dan bermufakat sesuai amanah muswil untuk menunjuk ketua KKTJ Sulteng.

Setelah beberapa menit sidang muswil di skorsing, Abdul Malik Bram mewakili 4 tim formatur laiinnya langsung menyampaikan bahwa sesuai hasil mufakat maka tim formatur muswil KKTJ Sulteng menunjuk Achmad Sumarling secara aklamasi sebagai ketua terpilih KKTJ Sulteng periode 2023-2029.

Ketua terpilih Achmad Sumarling di depan ratusan peserta muswil menyampaikan rasa terima kasih ata CTs kepercayaan warga Jeneponto di Sulteng memilih dirinya sebagai ketua KKTJ Sulteng. “Bismillah, ini amanah yang harus saya emban. Selanjutnya saya dan pengurus KKTJ Sulteng akan berupaya menghadirkan rumah panggung khas Jeneponro sebagai tempat berkumpul.itulah target saya di tahun pertama kepengurusan,” ucap Achmad Sumarling yang juga Direktur Utama PT SMS.

Sebelumnya, ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Sulteng, H Tjabani mengutarakan rasa bangganya atas terselenggaranya muswil KKTJ Sulteng itu. Kebanggaan Tjabani itu disampaikan karena di awal tahun 2023, KKTJ yang pertama melakukan muswil. Ia pun menitip pesan untuk tetap menjaga silaturahmi antar warga Sulsel yang ada di Sulteng dengan tetap menjunjung tinggi nilai Sipakatau dan Sipakainge . “Junjung nilai Sipakatau dan sipakainge namun jangan Sipakasiri,” pinta Tjabani. (#/Naf)

About rajawalipost

Check Also

Dr. Anwar Hafid Janji Selesaikan Masalah Tapal Batas dan Infrastruktur di Lalundu

RajawaliPost,DONGGALA – Desa Mini Makmur Lalundu 1, Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala, menjadi tempat ketiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *