720 PERSONEL SIAGA! Kapolda Rizal Irawan Luncurkan Operasi Patuh Tinombala 2026, Fokus Edukasi & Penegakan Hukum Humanis

PALU3 Dilihat

PALU– Gelombang disiplin lalu lintas kembali digaungkan di Sulawesi Tengah. Pada Senin pagi (26/10/2026), **Kapolda Sulteng Irjen Pol Rizal Irawan** memimpin Apel Gelar Pasukan **Operasi Patuh Tinombala 2026** di Lapangan Apel Mapolda Sulteng. Dengan mengerahkan **720 personel** gabungan dari Polda dan jajaran Polres se-Sulteng, operasi ini resmi berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan”, operasi tahun ini tidak hanya mengandalkan tilang, tetapi lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif.

Dalam amanatnya, Kapolda Rizal Irawan menegaskan bahwa tujuan utama operasi ini adalah menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui perubahan perilaku masyarakat.

“Operasi ini mengedepankan edukasi, sosialisasi, serta upaya preemtif dan preventif. Namun, penegakan hukum tetap akan dilakukan secara profesional dan humanis terhadap pelanggaran kasatmata yang berpotensi membahayakan keselamatan,” tegas Kapolda.

Ia juga memberikan instruksi khusus kepada para pimpinan kepolisian untuk turun langsung ke lapangan, khususnya di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan, sebagai bentuk keteladanan dan pengawasan langsung.

**Dirlantas Polda Sulteng, Kombes Pol Agung Tri Widiantoro**, menjelaskan bahwa teknologi menjadi pendukung utama dalam operasi kali ini. Penegakan hukum akan dibantu oleh **Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE)** baik yang bersifat statis maupun mobile.

*”Saat ini, terdapat empat unit perangkat ETLE aktif di Kota Palu. Kami juga terus berupaya menambah cakupan perangkat ini di wilayah Polres jajaran lainnya,”* ujar Kombes Agung.

Namun, ia menekankan bahwa teknologi bukan satu-satunya alat. Sosialisasi dan imbauan langsung kepada pengendara tetap menjadi prioritas untuk membangun kesadaran jangka panjang.

Kapolda juga menyisipkan pesan penting terkait integritas personel. Ia menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi kerawanan, serta pencegahan keras terhadap hoaks, penyimpangan tugas, dan praktik pungutan liar (pungli). Operasi Patuh Tinombala harus berjalan bersih, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hadir dalam apel tersebut **Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Semmy Ronny Thabaa**, unsur Forkopimda Provinsi Sulteng, serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng, menunjukkan dukungan penuh seluruh elemen keamanan daerah terhadap kelancaran operasi ini.

Melalui **Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Achmad Muhaimin**, masyarakat diimbau untuk:
1. Mematuhi seluruh aturan lalu lintas.

2. Melengkapi surat-surat kendaraan (SIM, STNK).

3. Menggunakan perlengkapan keselamatan (Helm SNI, Sabuk Pengaman)..

4.Mengutamakan keselamatan diri dan orang lain.

Dengan sinergi antara aparat yang sigap dan masyarakat yang sadar hukum, Polda Sulteng optimis dapat mewujudkan kondisi Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) yang lebih baik di Bumi Tadulako.

Operasi Patuh Tinombala 2026: Disiplin Kunci Keselamatan, Taati Aturan, Selamat di Jalan.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *