“KRITIK KAMI BERDASARKAN FAKTA!” Kapolda Sulteng Nasri Sulaeman Buka Ruang Dialog Luas bagi Media, Ajak Lawan Hoaks Bersama

PALU6 Dilihat

PALU – Dalam suasana yang cair dan penuh keakraban di EN Resto, Palu, pada Rabu (12/8/2026), Kapolda Sulawesi Tengah Irjen. Pol. Nasri Sulaeman, S.I.K., M.H. menggelar silaturahmi spesial dengan insan pers. Pertemuan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan momentum strategis untuk membangun kemitraan profesional yang terbuka, kritis, dan berorientasi pada kebenaran fakta.

Kapolda Nasri menegaskan bahwa media adalah mitra strategis Polri. Ia membuka lebar-lebar ruang bagi wartawan untuk memberikan kritik terhadap kinerja kepolisian, selama disampaikan secara objektif.
“Kalau kami melakukan kesalahan, silakan disampaikan. Kalau pelayanan kami tidak baik, silakan disampaikan. Tetapi saya berharap kritik tersebut tetap berdasarkan data, fakta, dan prinsip keseimbangan sehingga masyarakat memperoleh informasi yang benar,” tegasnya.

🤝 Sinergi Dua Pilar: Keamanan & Informasi

Dalam kesempatan tersebut, Ketua AMSI Sulawesi Tengah, Mohammad Iqbal, menyampaikan bahwa meskipun cara kerja media dan polisi berbeda, tujuan akhirnya sama: menciptakan ketertiban dan manfaat bagi masyarakat.
“Media juga tidak akan bisa bekerja secara nyaman dan leluasa kalau situasi kepolisian tidak berjalan dengan baik. Karena itu, keduanya harus saling mendukung,” ujar Iqbal.

Ia mengakui adanya potensi gesekan akibat tuntutan kecepatan berita versus prosedur investigasi polisi, namun yakin semua dapat diselesaikan melalui dialog terbuka seperti yang dilakukan malam itu.

🛡️ Garda Terdepan Melawan Hoaks & Disinformasi

Menyoroti tantangan era digital, Kapolda Nasri mengingatkan peran vital wartawan sebagai “penjernih informasi” di tengah banjir konten media sosial yang sering kali belum terverifikasi.
“Saya berharap rekan-rekan media dapat membantu masyarakat membedakan antara fakta dan informasi yang belum terverifikasi. Mari kita hadirkan pemberitaan yang mencerdaskan, menyejukkan, dan memberikan manfaat,” ajaknya.

Kapolda juga menekankan pentingnya prinsip keberimbangan (balance) dalam peliputan, terutama untuk kasus hukum dan kecelakaan. “Di balik sebuah perkara pasti ada keluarga, dan di balik sebuah kecelakaan ada kehidupan yang harus kita perhatikan,” pesannya, mengingatkan wartawan untuk tetap memegang teguh kode etik jurnalistik.

🌱 Ekosistem Informasi yang Sehat untuk Sulteng

Silaturahmi ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi hubungan Polda Sulteng dan insan pers. Dengan komunikasi yang konstruktif, kedua pihak berkomitmen menjaga ruang publik agar tetap sehat, aman, dan kondusif, sehingga pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah dapat berjalan optimal.

Media Profesional, Polisi Terbuka, Masyarakat Cerdas. Bersama Kita Tangkal Hoaks!

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *