“Dari Gelora Bumi Kaktus, Pangdam XXIII/Palaka Wira: Serukan PSM sebagai Benteng Karakter dan Persatuan Bangsa”.

PALU12 Dilihat

RAJAWALIPOST. PALU – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar P. Sianipar, menghadiri kegiatan Pengukuhan Kepengurusan Pencak Silat Militer (PSM) Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat. Acara tersebut berlangsung khidmat di Gedung Gelora Bumi Kaktus (GBK), Kota Palu, pada Jumat (22/5/2026).

Kegiatan pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi consolidasi organisasi beladiri di wilayah Indonesia bagian tengah.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) PSM, Brigjen TNI Andri Amijaya Kusumah, jajaran pejabat utama Kodam XXIII/Palaka Wira, serta perwakilan dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), dan para pimpinan perguruan pencak silat se-Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.

Dalam sambutannya, Pangdam XXIII/Palaka Wira menyampaikan apresiasi tinggi kepada Ketua Umum PP PSM atas dedikasi dan komitmen kuat dalam membangun serta mengembangkan Pencak Silat Militer. Ia mencatat bahwa langkah PSM hingga resmi menjadi bagian dari IPSI Pusat merupakan pencapaian strategis yang perlu dijaga dan dikembangkan lebih lanjut.

Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar menegaskan bahwa Kodam XXIII/Palaka Wira memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan dan pengembangan PSM di wilayah binaannya, yakni Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat. Menurutnya, PSM bukan sekadar organisasi olahraga, melainkan wadah strategis untuk pembinaan atlet, pembentukan karakter generasi muda, serta penguatan nilai-nilai disiplin, persaudaraan, dan semangat kebangsaan.

“Kami berharap PSM mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya bangsa. Lebih dari itu, PSM harus menjadi perekat persatuan di tengah masyarakat,” ujar Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar.

Pangdam juga menekankan pentingnya sinergitas. Ia mengajak seluruh jajaran pengurus PSM yang baru dilantik untuk terus berkolaborasi secara solid dengan IPSI, berbagai perguruan pencak silat, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat lainnya. Tujuannya agar pembinaan pencak silat dapat berjalan harmonis, berkelanjutan, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan.

Selain sebagai olahraga dan bela diri, Pangdam menilai pencak silat memiliki peran filosofis yang mendalam sebagai media untuk mengharumkan nama Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional. Melalui disiplin dan mentalitas ksatria yang diajarkan dalam PSM, generasi muda diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang positif.

Di akhir sambutannya, Pangdam XXIII/Palaka Wira mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PSM Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat yang telah dikukuhkan. Ia berpesan agar amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat pengabdian terbaik bagi negara dan bangsa.

Usai sambutan, rangkaian acara dilanjutkan dengan prosesi penyematan tanda jabatan dan foto bersama seluruh peserta, menandai dimulainya periode kepengurusan baru PSM di kedua provinsi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *