DI TENGAH KEKHAWATIRAN, POLISI JADI TEMAN BERCERITA: Patroli Humanis Polresta Palu Hadirkan Rasa Aman di RSUD Anutapura Pasca Gempa

PALU22 Dilihat

PALU – Di halaman RSUD Anutapura Palu, suasana pasca-gempa Magnitudo 6,7 masih menyisakan kecemasan. Ratusan pasien dan keluarga mereka sempat menghabiskan malam di area terbuka, jauh dari kenyamanan kamar rawat inap. Di tengah kerumunan itu, ada sosok-sosok berseragam coklat yang tidak datang untuk menakut-nakuti, melainkan untuk menjaga dan menenangkan.

Pada Rabu (17/06/2026), Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palu meningkatkan intensitas patroli di sejumlah titik vital, termasuk area rumah sakit. Namun, kali ini pendekatannya berbeda. Bukan sekadar pengawasan kaku, melainkan patroli dialogis yang menyentuh sisi kemanusiaan.

Ipda Zakiy Ananda Kurniawan, Pamapta I Polresta Palu, memimpin langsung patroli tersebut. Ia memahami bahwa dalam kondisi darurat, ketika fokus manusia tertuju pada keselamatan nyawa, kewaspadaan terhadap barang bawaan sering kali menurun. Ini adalah celah yang bisa dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Untuk memastikan tidak adanya kecurian, kami hadir secara preventif. Kami ingin warga merasa aman sehingga bisa fokus pada pemulihan kesehatan,” kata Zaki dengan nada lembut saat berkeliling menyapa keluarga pasien.

Alih-alih hanya berdiri kaku, personel Polresta Palu aktif berdialog. Mereka mengingatkan dengan cara yang santun agar para keluarga pasien tetap waspada terhadap tas, dompet, atau ponsel mereka. “Saling jagalah satu sama lain. Kami juga ada di sini membantu mengawasi,” imbau mereka. Pesan ini bukan perintah, tapi ajakan kebersamaan.

Patroli tidak hanya dilakukan di area luar, tetapi juga menyisir titik-titik vital seperti depan Instalasi Gawat Darurat (IGD). Personel juga berkoordinasi erat dengan manajemen RSUD Anutapura untuk memastikan sistem pengamanan internal berjalan sinergis dengan kehadiran polisi di lapangan.

Kehadiran polisi bahkan turut mendampingi kunjungan Komisi A DPRD Kota Palu yang sedang meninjau fasilitas pascabencana. Ini menunjukkan bahwa keamanan adalah fondasi utama sebelum proses evaluasi dan pemulihan infrastruktur bisa berjalan lancar.

Berkat upaya preventif dan pendekatan humanis ini, hingga Rabu siang, situasi di RSUD Anutapura terpantau aman dan kondusif. Tidak ada laporan gangguan keamanan atau pencurian. Yang lebih membahagiakan, seluruh pasien yang sempat dievakuasi ke area terbuka telah dipindahkan kembali ke dalam ruangan perawatan masing-masing, mengembalikan rasa nyaman dan privasi mereka.

Langkah Polresta Palu ini membuktikan bahwa di tengah bencana, kepolisian bukan hanya penegak hukum, tetapi juga sahabat masyarakat yang siap memberikan rasa tenang di saat genting.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *