
BLT tersebut disalurkan menggunakan sistem door to door atau dari pintu ke pintu rumah penerima.
Camat Ogodeide Rahmudin di konfirmasi via telpon genggamnya mengatakan menghimbau agar para Kepala Desa mendata secara jelas agar tidak terjadi tumpang tindih.
” Kepada seluruh Kepala Desa untuk mendata secara jelas agar nantinya tidak ada yang tumpang tindih dalam menyalurkan BLT tersebut secara Tunai ( Cash ) dan juga agar bantuan tepat sasaran,” . Himbaunya.
Kriteria penerima BLT Dana Desa yakni warga bukan penerima program keluarga harapan (PKH) ataupun kartu prakerja.
“Ukuran utamanya yaitu dia miskin dan kehilangan mata pencaharian akibat pandemi virus corona,” Ungkap Rahmudin
Taharudin ( 38 ) warga Desa Kabetan Dusun I Soppe mengatakan merasa bersyukur dan berterima Kasi atas bantuan yang di salurkan langsung pemerintah Desa.
Lebih Jauh Taharudin menambahkan,selama merebaknya covid – 19 penghasilannya menurun karena mengikuti himbauan pemerintah agar mengurangi aktfitas di luar rumah.
Terpisah,Kades Kabetan Ruslan mengatakan kalau pihaknya telah menyalurkan BLT sebesar Rp 600 ribu/KK kepada warga hasil seleksi dari Kepala Dusun dan RT.
“Hasil seleksi para Kadus dan RT yang kami beri bantuan 600 ribu/KK.” Terang Ruslan. [SHR]

