Gebrakan Gubernur Sulteng: Garuda Indonesia Segera Layani Penerbangan Internasional Perdana Palu Sampai Guangzhou China

BERITA, PALU3 Dilihat

RajawaliPost, PALU – Gebrakan besar dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., dalam merealisasikan “9 Program Berani”. Salah satu pilar utama, yaitu program Berani Lancar, kini resmi diwujudkan melalui pembukaan rute penerbangan perdana internasional langsung (Inaugural Flight) yang menghubungkan Kota Palu dengan Guangzhou, China.

Penerbangan internasional perdana ini akan dilayani oleh maskapai nasional PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., dan dijadwalkan mulai beroperasi pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Resmi Lewat Surat Garuda Indonesia

Kepastian operasional rute internasional ini disampaikan langsung oleh manajemen PT Garuda Indonesia melalui surat resmi yang ditujukan kepada Gubernur Sulawesi Tengah. Dalam surat tersebut, pihak Garuda Indonesia mengundang Gubernur Anwar Hafid untuk hadir, sekaligus memberikan dukungan penuh pada pelaksanaan penerbangan bersejarah tersebut.

Manajemen Garuda Indonesia sangat mengharapkan sinergi dan koordinasi yang kuat dari Gubernur beserta seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) terkait.
Langkah kolaboratif ini dinilai krusial agar seluruh rangkaian penerbangan perdana berjalan lancar, sekaligus mampu memberikan dampak positif yang masif bagi peningkatan konektivitas dan percepatan pembangunan di Provinsi Sulawesi Tengah.

Jadwal dan Nomor Penerbangan

Berdasarkan rilis resmi, rute internasional baru ini akan dilayani menggunakan armada Garuda Indonesia dengan jadwal sebagai berikut:

Palu ke Guangzhou (Kamis, 6 Agustus 2026 & 22 Oktober 2026) Nomor Penerbangan: GA 8340 Waktu Keberangkatan: 20.20 WITA
Waktu Tiba: 01.20 waktu setempat (Keesokan harinya / +1). Sementara Guangzhou ke Palu (Jumat, 7 Agustus 2026 & 22 Oktober 2026) Nomor Penerbangan: GA 8350 Waktu Keberangkatan: 02.20 waktu setempat. Waktu Tiba: 06.50 WITA (Keesokan harinya / +1)

Dongkrak Ekspor Durian, Tuna, dan Pariwisata

Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., menyambut baik pencapaian ini dan memohon doa restu dari seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Tengah demi kelancaran operasional rute internasional baru ini. Menurutnya, penerbangan langsung ini merupakan sebuah keniscayaan sejarah baru bagi konektivitas udara di Sulawesi Tengah.
“Ini wujud nyata dari program Berani Lancar. Dengan membuka rute penerbangan langsung internasional, kita tidak hanya menunjang pengembangan destinasi pariwisata daerah agar semakin dinikmati oleh wisatawan mancanegara, tetapi juga membuka gerbang ekonomi baru,” ujar Anwar Hafid saat dikonfirmasi.

Gubernur menambahkan bahwa pasar China merupakan target yang sangat potensial bagi komoditas unggulan daerah. Selama ini, masyarakat Negeri Tirai Bambu tersebut dikenal sebagai penikmat berat produk-produk lokal asal Sulawesi Tengah.

“Wisatawan dan pasar dari negeri Tirai Bambu sangat menyukai durian Montong, ikan Tuna, hingga udang Vaname kita. Penerbangan langsung ini dipastikan akan memberi dampak besar bagi pertumbuhan perekonomian daerah, serta langsung meningkatkan pendapatan warga,” pungkasnya.

Dengan terbukanya konektivitas udara Palu–Guangzhou, proses ekspor berbagai hasil bumi dari Sulawesi Tengah dipastikan menjadi jauh lebih cepat dan efisien. Komoditas hortikultura seperti durian varietas Montong dan Musang King, hasil laut berupa ikan tuna segar, hingga produk budidaya air payau seperti udang Vaname kini dapat langsung terbang ke pasar global tanpa harus melalui transit yang panjang.***

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *