SIAP HADAPI MUSIM HUJAN! Koramil 1306-11/Moutong & Warga Tuntaskan Normalisasi Sungai 3 KM di Parigi Moutong

PARIMO3 Dilihat

MOUTONG, SULTENG – Antisipasi dini terhadap potensi bencana banjir mulai digencarkan oleh jajaran TNI di wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Koramil 1306-11/Moutong, yang berada di bawah komando Kodim 1306/Kota Palu, bersama elemen masyarakat berhasil menyelesaikan kegiatan normalisasi sungai sepanjang kurang lebih 3 kilometer. Pengerukan sedimentasi ini dilakukan dari Desa Lobu hingga muara sungai di Desa Moutong Timur, berlangsung intensif sejak 7 hingga 13 September 2026.

Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Danramil 1306-11/Moutong, Lettu Inf Hamdan Kaburito, yang berkolaborasi erat dengan tiga Kepala Desa setempat: Mahmud Hasan (Desa Lobu), Ihwan Malasugi (Desa Moutong Timur), dan Moh. Ridwan Haka (Desa Moutong Tengah). Dukungan penuh juga datang dari tokoh LSM Rustam Hj Husen serta pemilik alat berat Yahya Lano, Nawir, dan rekan-rekan yang menyediakan ekskavator untuk mempercepat proses pengerukan lumpur dan sedimen.

🚜 Kolaborasi Gotong Royong: TNI, Pemdes, Swasta, dan Warga

Normalisasi sungai ini merupakan wujud nyata dari Pembinaan Teritorial (Binter) yang dijalankan Koramil. Melalui personel Babinsa, aparat kewilayahan tidak hanya menjaga komunikasi dengan warga, tetapi juga aktif mendeteksi potensi risiko bencana seperti pendangkalan sungai sebelum musim hujan tiba.

“Kerja sama lintas elemen ini mencerminkan pola pendampingan yang selama ini kami jalankan. Kami tidak bekerja sendiri, tetapi bersinergi dengan kepala desa, LSM, pelaku usaha lokal penyedia alat berat, dan tentu saja warga masyarakat,” jelas Lettu Inf Hamdan Kaburito.

Selama satu minggu, ekskavator dikerahkan untuk mengangkat tumpukan sedimen di dasar dan tepi sungai, kemudian menumpuknya di bantaran agar tidak kembali masuk ke aliran air. Hasilnya, kapasitas tampung sungai meningkat signifikan, sehingga aliran air diharapkan lebih lancar saat curah hujan tinggi nanti.

🌧️ Mitigasi Bencana Berbasis Masyarakat

Kegiatan ini menjadi contoh terbaik bagaimana mitigasi bencana dapat dilakukan secara efektif melalui pendekatan komunitas. Dengan melibatkan pemilik alat berat lokal, ekonomi daerah juga turut bergerak, sementara keamanan lingkungan terjaga berkat peran Babinsa yang mendampingi langsung di lapangan.

Kepala Desa Moutong Timur, Ihwan Malasugi, mengapresiasi inisiatif Koramil yang responsif terhadap keluhan warga terkait ancaman banjir tahunan. “Dengan normalisasi ini, kami berharap desa-desa di sepanjang aliran sungai ini akan lebih aman dari genangan air saat musim hujan tiba,” ujarnya.

Kini, dengan selesainya pengerukan 3 kilometer sungai tersebut, masyarakat Moutong dapat menyambut musim hujan dengan lebih tenang. Langkah proaktif Koramil 1306-11/Moutong ini membuktikan bahwa pencegahan bencana jauh lebih baik daripada penanganan pasca-bencana.

TNI Hadir Melindungi, Masyarakat Siap Siaga. Selamat Datang Musim Hujan, Kami Sudah Siap!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *