TNI PRIMA, GENERASI SIAGA! Kodam XXIII/Palaka Wira Bekali Siswa SMAN 3 Palu dengan Keterampilan Bantuan Hidup Dasar (BHD)

PALU6 Dilihat

PALU – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodam XXIII/Palaka Wira hadir di tengah-tengah pelajar dengan membawa misi kemanusiaan. Pada Sabtu (19/9/2026), ratusan siswa-siswi, guru, serta anggota ekstrakurikuler PMR dan Pramuka SMA Negeri 3 Palu mengikuti pelatihan intensif Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan bakti sosial kesehatan.

Kegiatan yang mengusung tema “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju” ini dibuka secara resmi oleh Danrem 132/Tadulako, Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi Hidayanta, S.H., M.Sc., Psc., yang mewakili Pangdam XXIII/Palaka Wira. Kehadiran jajaran TNI di sekolah bukan sekadar seremonial, melainkan upaya strategis untuk membangun ketangguhan generasi muda menghadapi keadaan darurat.

🚑 Dari Akademisi Menjadi “First Responder”

Dalam sambutannya, Danrem Suntara menekankan bahwa tugas TNI tidak terbatas pada pertahanan negara, tetapi juga mencakup tanggung jawab moral dalam membina karakter bangsa.

“Pelajar adalah generasi penerus bangsa. Kemampuan Bantuan Hidup Dasar (BHD) sangat penting agar mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan serta keterampilan untuk menyelamatkan nyawa sesama,” ujar Danrem.

Ia berharap para siswa SMAN 3 Palu dapat menjadi duta penyelamat di lingkungan masing-masing. “Jika ada teman yang pingsan, tersedak, atau mengalami kecelakaan, mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan sebelum tenaga medis tiba. Ini adalah wujud nyata dari TNI yang PRIMA dan menyatu dengan rakyat,” tambahnya.

🎓 Antusiasme Siswa: “Ini Pelatihan Paling Berharga!”

Pelatihan yang melibatkan tim medis dan perawat dari Kodam XXIII/Palaka Wira ini disambut dengan antusiasme tinggi. Para siswa diajarkan teknik-teknik krusial seperti CPR (pijat jantung), penanganan korban tersedak, hingga stabilisasi kondisi gawat darurat.

Aurel, Ketua Palang Merah Remaja (PMR) SMAN 3 Palu, saat diwawancarai oleh jurnalis Rajawalipost, mengaku sangat terbuka wawasannya setelah mengikuti sesi simulasi berskala besar ini.

“Sebagai Ketua PMR, saya merasakan manfaat yang luar biasa. Kami diajarkan BHD yang sangat krusial. Jika nanti ada teman atau keluarga yang membutuhkan pertolongan darurat, kami sudah tahu cara menangani kondisi seperti henti jantung,” kata Aurel.

Ia menambahkan bahwa sebelumnya, latihan PMR hanya bersifat internal dan mendasar. “Simulasi seperti ini baru pertama kali kami terima. Terima kasih banyak kepada tim medis Kodam XXIII/Palaka Wira yang telah memberikan pelatihan berharga ini. Semoga ke depan semakin banyak anak muda yang paham BHD, karena kemampuan ini bisa menyelamatkan nyawa seseorang,” pungkasnya.

❤️ Sinergi TNI-Rakyat untuk Indonesia Tangguh

Kegiatan ini membuktikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat selalu membawa dampak positif. Dengan membekali pelajar dengan keterampilan hidup (life skills), Kodam XXIII/Palaka Wira turut berkontribusi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga tangguh dalam kemanusiaan.

Selamat HUT ke-81 TNI! Jayalah TNI, Majulah Indonesiaku!

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *