PALU – Perang melawan narkoba di Sulawesi Tengah memasuki fase intensif. Pada Jumat (9/10/2026) sore, sebanyak 249 personel gabungan dikerahkan dalam operasi besar-besaran menyisir Kelurahan Tatanga, Kota Palu. Operasi yang dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba (Dirnarkoba) Polda Sulteng, Kombes Pol Pribadi Sembiring, S.I.K., M.H., ini merupakan tindak lanjut dari atensi khusus Presiden RI kepada Kapolri untuk memberantas peredaran barang haram hingga ke akar-akarnya.
🚨 Kolaborasi Lintas Instansi: Polri & BNN Bersatu Padu
Kekuatan 249 personel ini bukan berasal dari satu satuan saja, melainkan hasil sinergi strategis antara:
* Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulteng
• Satuan Brimob Polda Sulteng
* Sat Res Narkoba Polresta Palu
* Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tengah
Pengerahan kekuatan sebesar ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menangani Tatanga yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan peredaran narkoba di Kota Palu.
🗣️ Pesan Tegas Dirnarkoba: “Sampai Benar-Benar Bersih”
Dalam arahannya di lapangan, Kombes Pol Pribadi Sembiring menegaskan bahwa operasi ini bukanlah kegiatan sesaat, melainkan kampanye berkelanjutan.
“Operasi pemberantasan narkoba di Sulawesi Tengah akan terus kami lakukan sampai benar-benar bersih,” tegas Pribadi. Ia menjelaskan bahwa instruksi ini datang langsung dari puncak pimpinan negara, yang kemudian diteruskan oleh Kapolda Sulteng untuk dieksekusi secara tegas dan terukur.
🔍 Hasil Sementara: Barang Bukti & Penindakan Humanis
Dalam penyisiran tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk alat-alat hisap (bong) yang diduga digunakan untuk mengonsumsi sabu serta beberapa senjata tajam. Sejumlah orang yang terindikasi sebagai pengguna juga diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Namun, pendekatan yang diambil tidak hanya represif. Kombes Pol Pribadi menekankan aspek rehabilitasi bagi para pengguna. “Terhadap mereka yang terindikasi sebagai pengguna, nantinya akan diupayakan rehabilitasi sesuai hasil pemeriksaan dan ketentuan yang berlaku,” ujarnya. Langkah ini bertujuan untuk menyelamatkan masa depan generasi muda yang terjebak dalam jeratan narkoba.
🛡️ Komitmen Jangka Panjang
Dengan dilaksanakannya operasi gabungan ini, Polda Sulteng ingin mengirimkan pesan kuat kepada para pengedar bahwa ruang gerak mereka semakin sempit. Masyarakat dihimbau untuk tetap kooperatif dan melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungannya.
Narkoba Musuh Kita Bersama. Stop Narkoba, Selamatkan Generasi!







