RajawaliPost.PALU – Setelah 5 hari bertarung di langit Puncak Salena, 87 atlet paralayang dari 6 negara menutup rangkaian _International Paragliding Cross Country Championship_ FAI Cat 2 dengan malam keakraban di Cafe Doda, Palu, Kamis 30 April 2026 malam.
Suasana santai menggantikan tegangnya kompetisi. Para pilot dari Indonesia, Korea Selatan, Cina, Singapura, Chinese Taipei, dan Australia berbaur bersama panitia, TNI-Polri, Basarnas, sponsor, dan warga lokal.
*Apresiasi dan juara resmi diumumkan*
Ketua Panitia Pelaksana, Asgaf Umar, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang menyukseskan event ini mulai dari tanggal 26–30 April 2026 tanpa ada insiden.
“5 hari kita di Salena, hari ini kita tutup dengan penuh kecerian dan kekeluargaan. Terima kasih untuk TNI-Polri, Basarnas, tim medis, relawan, sponsor Bank Sulteng, PT GNI, dan warga Buluri. Tanpa kalian, langit Salena tidak akan seramai ini,” ujar Asgaf disaat di temui awak media.
Malam penutupan juga menjadi ajang penyerahan trofi resmi. Gelar juara Overall putra disabet Chigwon dari Korea Selatan. Sementara Xiaomi Xie dari Cina resmi dinobatkan sebagai juara kategori Women. Keduanya menerima trofi diiringi tepuk tangan meriah oleh seluruh tamu dan atlet.
“Salena itu indah dan menantang. Anginnya stabil, view-nya luar biasa. Saya pasti kembali tahun depan,” kata Chigwon.
*Janji kembali ke Salena*
Asgaf menyampaikan bahwa Hotel, Cafe n’ Resto Doda dipilih sebagai lokasi penutupan kegiatan sekaligus untuk mengenalkan kuliner khas kota palu kepada para atlit dunia, “agar mereka tidak hanya kenal Puncak Salena, tapi juga mengenai sisi lain Kota Palu. Ini salah satu bagian dari sport tourism,” jelasnya.
Ia juga memastikan Salena akan kembali menggelar seri kedua tahun depan. “Ini baru seri pertama. Respons atlet sangat positif. Puncak Salena layak masuk kalender tetap FAI,” tegas Asgaf.
Malam penutupan ditutup dengan jamuan makan malam dan pertunjukan musik akustik, dan foto bersama seluruh kontingen di bawah temaram lampu Hotel Cafe n’ Resto Bukit Doda.







