HISTORIS! China Southern Airlines Buka Rute Langsung Palu-Guangzhou, Wagub Reny Lamadjido: “Dulu Harus Transit Jakarta, Kini Langsung dari Sulteng!”

PALU21 Dilihat

PALU–SULTENG, Langit Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri kembali disiram air dalam prosesi water salute yang megah pada Selasa (11/8/2026). Kali ini, momen tersebut menandai pendaratan perdana China Southern Airlines dari Guangzhou, Tiongkok. Kehadiran maskapai raksasa ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam membuka gerbang konektivitas internasional langsung tanpa harus melalui Jakarta.

Acara penyambutan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., bersama General Manager China Southern Airlines Mr. Wang Hongxiong, Kepala Bandara Prasetiyohadi, serta unsur Forkopimda dan OPD terkait.

✈️ Efisiensi Waktu & Biaya: Revolusi Mobilitas Warga Sulteng

Wagub Reny Lamadjido mengungkapkan rasa syukurnya atas terwujudnya mimpi yang telah diperjuangkan sejak tahun 2025. Ia menekankan betapa besarnya dampak efisiensi bagi masyarakat.
“Dulu kalau mau ke Guangzhou harus ke Jakarta dulu, bahkan harus menginap. Sekarang kita bisa langsung dari Palu. Ini luar biasa,” ujar Wagub Reny dengan penuh semangat.

Rute langsung ini tidak hanya memudahkan mobilitas warga, tetapi juga membuka pintu lebar-lebar bagi percepatan perdagangan, investasi, dan pariwisata antara Sulawesi Tengah dan pusat industri Asia Timur.

📈 Okupansi Tinggi: 176 dari 200 Kursi Terisi

Antusiasme pasar terlihat jelas pada penerbangan perdana ini. Dari total 200 kursi yang tersedia, sebanyak 176 kursi telah terisi penuh. Angka okupansi 88% ini menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan rute tersebut.

Menanggapi hal ini, Wagub Reny mengajak seluruh pihak untuk terus melakukan promosi agresif agar minat masyarakat tetap terjaga.
“Promosi ini jangan berhenti di sini. Mari kita bersama-sama, melalui Dinas Pariwisata dan Dinas Perhubungan, mempromosikan penerbangan ini supaya terus penuh,” tegasnya.

Sebagai bentuk respons terhadap tingginya permintaan, Pemprov Sulteng menargetkan peningkatan frekuensi penerbangan menjadi dua kali dalam sepekan mulai September 2026.

🌏 Menuju Sulteng yang Mendunia

Bagi Wagub Reny, keberadaan penerbangan internasional adalah syarat mutlak agar sebuah daerah dikenal di peta global.
“Kalau kita ingin dikenal, kita harus punya bandara internasional dan penerbangan internasional. Ini membuka jalan semakin majunya perdagangan, ekonomi, pariwisata, dan hubungan kita dengan negara lain,” pungkasnya.

Dengan suksesnya penerbangan perdana China Southern Airlines, Sulawesi Tengah kini selangkah lebih maju dalam mewujudkan visi sebagai hub ekonomi dan pariwisata kelas dunia.

Palu Terhubung Dunia, Ekonomi Maju, Rakyat Diuntungkan. Selamat Datang China Southern Airlines!

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *