INTEGRITAS ADALAH HARGA MATI! Pangdam XXIII/Palaka Wira Tanamkan Disiplin & Kepatuhan Hukum di Tengah Semangat Pengabdian Bangsa

PALU12 Dilihat

PALU – Di bawah kibaran Sang Merah Putih yang berkibar gagah di Lapangan Makodam XXIII/Palaka Wira, Rabu (17/6/2026), ratusan prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI AD berdiri tegak dalam Upacara Bendera 17-an. Dipimpin langsung oleh Panglima Kodam (Pangdam) XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar, upacara ini bukan sekadar rutinitas bulanan, melainkan momen refleksi nasionalisme dan penguatan karakter korps.

Mengambil momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Pangdam mengajak seluruh insan Kodam untuk melakukan introspeksi diri. “Jadikan momen ini untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan kualitas pengabdian kita kepada Nusa dan Bangsa,” tegasnya dalam amanat yang menyentuh hati.

Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, Pangdam menekankan bahwa kekuatan TNI AD terletak pada disiplin dan integritas. Ia secara khusus mengingatkan seluruh prajurit dan PNS untuk taat hukum dan menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng kehormatan seragam loreng.

“Jaga kehormatan diri dan satuan! Hindari segala bentuk pelanggaran, termasuk penyalahgunaan narkoba dan kasus werving ilegal. Satu noda kecil dapat merusak masa depan kalian, keluarga, dan nama besar TNI AD,” peringatan keras namun penuh kasih sayang dari Pangdam.

Beliau juga mengimbau kewaspadaan dalam penggunaan media sosial, agar tidak terjebak dalam penyebaran hoaks atau konten yang melanggar etika militer. Bagi seorang prajurit, disiplin digital sama pentingnya dengan disiplin fisik.

Nasionalisme tidak hanya diucapkan, tetapi dibuktikan melalui karya. Pangdam memberikan apresiasi tinggi atas capaian kinerja jajaran Kodam hingga akhir Triwulan II 2026. Berbagai program strategis telah terealisasi dan dirasakan langsung manfaatnya oleh rakyat: Pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk ekonomi kerakyatan. Pembangunan jembatan gantung yang membuka isolasi wilayah. Peran aktif Yonif Teritorial Pembangunan dalam infrastruktur desa.

“Ini adalah wujud nyata bahwa TNI hadir untuk mensejahterakan rakyat. Kita bekerja efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” ujar Pangdam.

Suasana khidmat berubah menjadi sorak-sorai bangga saat Pangdam menyerahkan piagam penghargaan kepada Kepala Penerangan Umum (Kapendam) XXIII/Palaka Wira. Atas dedikasi dan kreativitasnya, Kapendam berhasil meraih Juara I Lomba Karya Jurnalistik Tingkat TNI AD dengan tema pembangunan jembatan Garuda dan penyediaan air bersih.

Prestasi ini membuktikan bahwa prajurit Kodam XXIII/Palaka Wira tidak hanya tangguh di medan tempur, tetapi juga unggul dalam literasi dan komunikasi publik, mampu menceritakan kisah-kisah inspiratif pembangunan daerah kepada khalayak luas.

Upacara ditutup dengan semangat yang membara. Seluruh peserta kembali ke satuan masing-masing dengan tekad baru: menjadi prajurit dan PNS yang profesional, disiplin, dan selalu siap berkorban demi kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Satya Wira Wicaksana! Bukan sekadar slogan, tapi janji suci para penjaga marwah bangsa di Bumi Sulawesi Tengah.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *