PALU – Era baru bagi dunia akademik hukum tata negara dan administrasi negara di Sulawesi Tengah telah dimulai. Dalam Forum Musyawarah Wilayah (Muswil) yang berlangsung khidmat di Ruang Video Conference Fakultas Hukum Universitas Tadulako (Untad), Sabtu (10/10/2026), Dekan FH Untad, Dr. Awaluddin, S.H., S.E., M.H., resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Definitif Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) Provinsi Sulawesi Tengah periode 2026-2030.
Pemilihan ini menandai berakhirnya masa vakum organisasi yang cukup lama, sekaligus menjadi sinyal kuat untuk mengaktifkan kembali peran strategis para dosen hukum dalam pembangunan regulasi dan kebijakan publik di daerah.
🎓 Konsensus Lintas Kampus: Dari Untad hingga Tolitoli
Muswil ini dihadiri oleh para pengajar HTN dan HAN dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Sulteng, termasuk:
* Universitas Tadulako (Untad)
* Universitas Tompotika Luwuk (Untika)
* Universitas Sintuwu Maroso (Unsimar) Poso
* UIN Datokarama Palu
* Universitas Muhammadiyah Palu
* Universitas Madako Tolitoli
Kehadiran perwakilan dari seluruh wilayah ini menunjukkan bahwa APHTN-HAN Sulteng kini benar-benar menjadi wadah bersama, bukan hanya milik satu institusi. Melalui rekomendasi bulat peserta, Dr. Awaluddin—yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt)—diangkat menjadi ketua definitif berkat rekam jejak kepemimpinannya yang inklusif.
🤝 Visi Awaluddin: “Tongkat Estafet untuk Semua Kampus”
Usai ditetapkan oleh Pimpinan Sidang Muswil, Dr. Rahmat Bakri, Dr. Awaluddin menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas kepercayaan tersebut. Namun, ia juga menyisipkan pesan penting tentang pentingnya sirkulasi kepemimpinan.
“Insyaallah, Bismillah, saya menerima amanah ini dengan baik. Saya berharap amanah ini jangan terlalu lama, supaya ada sirkulasi kepemimpinan. Ada istilahnya tongkat estafet. Mungkin nanti selain Tadulako, bisa UIN, Muhammadiyah, dan kampus lainnya,” ungkap Dr. Awaluddin.
Pernyataan ini menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem akademik yang sehat, di mana setiap perguruan tinggi memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dan memimpin organisasi di masa depan.
🚀 Momentum Bangkit dari Masa Vakum
Koordinator Bidang Pengurus Pusat APHTN-HAN, Firdaus Arifin, menyambut positif hasil muswil ini. Ia menilai terpilihnya ketua definitif adalah capaian besar setelah organisasi sempat tidak aktif dalam waktu yang lama.
“Ini sebuah capaian yang cukup baik karena Sulawesi Tengah sudah lama vakum. Saya berharap Dr. Awaluddin segera menyusun struktur kepengurusan baru dan menjadwalkan pelantikan agar organisasi dapat kembali menjalankan program kerja secara optimal,” kata Firdaus.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan kerukunan antar-pengurus demi tercapainya tujuan organisasi dalam meningkatkan kualitas pengajaran dan penelitian hukum tata negara di Sulawesi Tengah.
Dengan kepemimpinan Dr. Awaluddin, APHTN-HAN Sulteng diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam penyusunan peraturan daerah serta menjadi garda terdepan dalam penegakan prinsip-prinsip good governance melalui pendidikan hukum yang berkualitas.
Selamat Mengemban Amanah, Dr. Awaluddin! Maju Bersama untuk Hukum yang Adil.







