PANTAU DARI UDARA DENGAN DRONE! Pangdam XXIII/Palaka Wira Pastikan Penanganan Karhutla Gunung Barako Optimal, Prajurit Siaga Penuh

PALU11 Dilihat

PALU – Komitmen TNI dalam menjaga kelestarian lingkungan tidak hanya ditunjukkan melalui aksi pemadaman di darat, tetapi juga melalui pemanfaatan teknologi canggih untuk deteksi dini. Pada Sabtu malam (22/8/2026), Panglima Kodam (Pangdam) XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI J. Binsar Parluhutan P. Sianipar langsung memantau perkembangan situasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Barako, Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.

Dalam pemantauan tersebut, Pangdam memanfaatkan bantuan drone yang dioperasionalkan oleh Personel Topografi Kodam XXIII/PW. Teknologi ini memungkinkan tim untuk memetakan sebaran titik api secara real-time, mendeteksi area yang masih berpotensi menyala kembali, serta memastikan bahwa upaya pemadaman yang dilakukan personel gabungan telah menjangkau seluruh area terdampak.

🚁 Teknologi & Kesiapsiagaan: Kombinasi Cegah Meluasnya Api

Dari hasil pantauan udara, Pangdam memastikan bahwa upaya penanganan dan kesiapsiagaan personel berjalan secara optimal. Namun, mengingat kondisi medan perbukitan yang terjal dan hembusan angin yang dapat memicu bara api muncul kembali, Pangdam mengambil langkah antisipatif dengan menyiagakan pasukan di lokasi.

“Kecepatan dalam mendeteksi dan menangani setiap titik api sangat penting. Angin dan medan di kawasan perbukitan bisa membuat bara api yang看似 padam menjadi hidup kembali,” tegas Pangdam.

Sebagai bentuk dukungan logistik, Kodam XXIII/Palaka Wira juga menyiagakan seluruh kendaraan pemadam kebakaran milik jajaran. Khusus untuk lokasi Gunung Barako, 1 unit mobil pemadam kebakaran ditempatkan siaga penuh untuk respons cepat jika terjadi penyalaan ulang.

🤝 Sinergi TNI-Pemda Atasi Karhutla

Langkah proaktif Pangdam ini merupakan bagian integral dari dukungan Kodam XXIII/Palaka Wira terhadap Pemerintah Daerah dalam penanganan bencana Karhutla. Dengan kombinasi pengawasan udara (drone) dan kekuatan darat (personel siaga), TNI berharap dapat meminimalisir kerusakan lingkungan dan melindungi masyarakat dari asap serta ancaman api yang lebih besar.

Kodam XXIII/Palaka Wira berkomitmen untuk terus mendukung upaya penanganan Karhutla tidak hanya di Palu, tetapi juga di wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat lainnya. Kolaborasi antara teknologi, sumber daya manusia, dan peralatan modern menjadi kunci utama dalam menjaga hutan dan lahan tetap lestari.

Teknologi Maju, Prajurit Sigap. Hutan Terjaga, Masyarakat Aman!

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *