Rajawalipost, Palu- Ratusan atlet paralayang dari berbagai negara, mulai dari kawasan ASEAN, Eropa, hingga Mediterania, berkumpul di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Mereka bersiap menaklukkan angkasa dalam ajang bergengsi Paralayang Paragliding Cross Country Series 1 2026.
Pembukaan kejuaraan ini di hadiri oleh pejabat terkait, ketua Koni provinsi Sulteng, kegiatan ini berlangsung meriah di lokasi take off Bukit Salena, yang kini menjadi ikon aerosport di Palu. Dalam Kejuaraan ini mempertandingkan kategori bergengsi yaitu Cross Country (terbang lintas alam).
Ketua Umum Paralayang Pusat Indonesia, Asgaf Umar, menuturkan bahwa pemilihan Palu didasarkan pada kualitas angin dan bentang alam yang dinilai sangat mendukung untuk kejuaraan tingkat internasional.
“Kejuaraan ini menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat olahraga Paralayang dan mempromosikan pariwisata Sulteng.
Peserta mancanegara sangat antusias dengan tantangan topografi di sini.”
Kehadiran atlet mancanegara ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM yang ada di sekitar lokasi Bukit Salena dan mempromosikan Palu sebagai tuan rumah paralayang berstandar internasional.
Kejuaraan ini diharapkan dapat meningkatkan sport tourism di Sulawesi Tengah, khususnya di Kota Palu dan Kabupaten Sigi. Selain mengejar prestasi, para atlet akan disuguhkan keindahan alam Teluk Palu dari ketinggian.
Kejuaraan Paragliding Cross Country Series 1 ini akan berlangsung selama 7 hari (24-30 April 2026) dengan standar keamanan ketat yang melibatkan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI).







