PALU – Suasana Kota Palu berubah menjadi lautan kegembiraan! Festival Rakyat Nusantara Sulawesi Tengah 2026 resmi dibuka di Lapangan Imanuel pada Selasa (14/7/2026). Acara yang menggabungkan hiburan rakyat, pameran UMKM, seni budaya, dan Nobar Bola Gembira ini menjadi bukti nyata kolaborasi apik antara Kodam XXIII/Palaka Wira, Pemerintah Provinsi Sulteng, dan KADIN Sulteng.
Kehadiran Danrem 132/Tadulako, Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi H., mewakili Pangdam Mayjen TNI Jonathan Binsar P. Sianipar, memberikan sinyal kuat bahwa TNI tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendorong kesejahteraan dan kebhinekaan masyarakat.
Dalam sambutannya, Pangdam XXIII/Palaka Wira menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dari unsur TNI, Pemprov Sulteng, KADIN, hingga TVRI Sulteng.
“Kodam XXIII/Palaka Wira berkomitmen penuh mendukung penyelenggaraan festival ini melalui pengerahan personel, dukungan materiil, dan kontribusi nyata agar acara berjalan aman, tertib, dan sukses,” tegas Pangdam melalui Danrem 132/Tadulako.
Sinergi ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah strategi konkret untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus memperkokoh persatuan di tengah keragaman budaya Sulawesi Tengah.
Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., mengajak seluruh warga untuk menjadikan festival ini sebagai rumah bersama. Bagi beliau, Lapangan Imanuel bukan lagi sekadar lapangan olahraga, melainkan pusat denyut nadi ekonomi dan budaya selama tujuh hari ke depan.
“Pada pertandingan semifinal dan final nanti, tempat ini akan menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat. Festival ini adalah upaya kita menggerakkan budaya dan ekonomi daerah. Saya dukung sepenuhnya! Semoga semakin ramai dikunjungi dan menjadi tempat berkumpul yang nyaman,” ujar Gubernur dengan antusias.
Selain Nobar pertandingan sepak bola yang menjadi daya tarik utama, festival ini menyajikan:
Pameran UMKM: Produk khas Sulteng dipamerkan dan dijual langsung, membantu pelaku usaha lokal mendapatkan pasar yang lebih luas.
Pertunjukan Seni Budaya: Atraksi budaya dari berbagai suku di Sulteng ditampilkan untuk melestarikan warisan leluhur.
Aneka Perlombaan Rakyat: Melibatkan partisipasi aktif warga dari segala usia.
Kehadiran Danrem 132/Tadulako di tengah keramaian menjadi simbol bahwa TNI selalu dekat dengan rakyat. Mereka berdiri bersama, menonton bola bersama, dan merayakan keberagaman bersama.
Sulteng Bersatu, Ekonomi Bangkit, Budaya Lestari. Festival Rakyat Nusantara 2026: Pesta Kita Semua!







