RajawaliPost, Tolitoli – Lagi, ruas jalan provinsi mengalami kerusakan akibat tanah longsor. Setelah sebelumnya terjadi pada ruas jalan Alitupu–Watumaeta, Poso, kini giliran ruas jalan provinsi yang menghubungkan Tolitoli ke Buol mengalami kerusakan parah setelah diguyur hujan selama beberapa hari.
“Izin melaporkan kejadian tanah longsor di Desa Muliasari, Kecamatan Lampasio, Kabupaten Tolitoli, pada Minggu (16/3/2025) sekitar pukul 17.30 WITA,” demikian informasi yang diperoleh media ini, Selasa (18/3/2025).
Menurut sumber tersebut, tingginya intensitas curah hujan menyebabkan terjadinya tanah longsor pada akses jalan antara Desa Maibua dan Desa Muliasari, sehingga tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat.
“Tak ada korban jiwa maupun pengungsi dalam bencana tanah longsor yang mengakibatkan putusnya jalan provinsi tersebut,” kata sumber itu.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, melalui Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang, Faidul Keteng, saat dikonfirmasi mengaku pihaknya segera mengambil tindakan perbaikan.
“Langkah sementara yang dilakukan adalah melakukan assessment dan berkoordinasi dengan aparat Desa Muliasari,” ujar Faidul Keteng.
Ruas jalan yang patah akibat longsor tersebut diketahui sangat dekat menuju Buol. Hanya sekitar 100 kilometer dari lokasi sudah sampai di lampu merah Buol Leok.







